Sabtu, 19 Januari 2013

LUAS LANTAI


1    Luas Lantai Mesin Departemen Fabrikasi
            Karena pada pembuatan produk dilakukan pembuatan lay out pabrik dengan tipe lay out by product maka departemen akan diposisikan sesuai dengan komponen pembentuknya, yaitu produknya. Dalam melakukan perhitungan luas lantai departemen pabrikasi ini maka diperlukan data mentah berupa luas masing-masing jenis mesin dan jumlah mesin yang dipergunakan (pkms.mercubuan, 2012).
            Mesin yang digunakan dalam proses pabrikasi haruslah dikelompokkan kedalam departemen pabrikasi dan pada departemen fabrikasi ini juga dikelompokan mesin-mesin yang sejenis, karena tipe lay out yang digunakan adalah lay out by process (pkms.mercubuan, 2012).


2      Luas Lantai Mesin Departemen Assembling
Departemen assembling pada pembuatan produk ini berisikan semua mesin yang digunakan dalam kegiatan assembling (perakitan). Begitu pula pada departemen ini, semua mesin yang sejenis dikelompokan kedalam satu area tertentu (pkms.mercubuan, 2012).

3        Luas Lantai Perkantoran
Perhitungan luas perkantoran terlebih dahulu harus diketahui bagian-bagian dari perkantoran dan pelayanan pabrik, adapun bagian perkantoran dan pelayana pabrik sebagai berikut (pkms.mercubuan, 2012):
1.    Bagian umum merupakan fungsi yang melayani seluruh pabrik, misalnya Tool Room (tempat penyimpanan peralatan), Tool Crib (tempat menyimpan atau memperbaiki peralatan yang rusak), ruang rapat, ruang tunggu dan sebagainya.
2.    Bagian produksi merupakan bagian yang melayani organisasi produksi, misalnya Teknik Industri (standar kerja, metode, material handling, proses), quality control (Receiving, In Process, Finished Good), Plann Engineering.
3.    Bagian personil, merupakan fungsi yang melayani atau menangani kebutuhan orang. Misalnya fasilitas kesehatan, kantin, WC, daerah rekreasi atau taman, lapangan parkir, telepon umum dan lain-lain.
4.    Bangunan fisik, merupakan bagian yang berhubungan dengan kebutuhan fasilitas fisik bangunan, peralatan, utilitas, dan sebagainya. Misalnya fasilitas pemasaran, pembangkit tenaga, garasi, pemadam kebakaran, bengkel peralatan dan sebagainya.
Hal yang harus diperhatikan dalam menyusun perkantoran ada 6. adapun hal yang di perhatikan adalah sebagai berikut (pkms.mercubuan, 2012):
1.    Departemen yang berhubungan ditempatkan berdekatan satu sama lain.
2.    Lebar lorong minimal 0.9 meter.
3.    Jenis-jenis pekerjaan yang dilakukan merupakan dasar departementasi.
4.    Tiap pekerja membutuhkan kira-kira 4.5 s/d 25 m2.
5.    Cahaya yang  datang dari kiri dan atau dari belakang lebih baik.
6.    Bila pekerja duduk harus duduk saling membelakangi maka harus dipisahkan minimal melebar 1 meter diantara kursi.
Persyaratan umum dalam menyusun fasilitas perkantoran tedapat 4 persyaratan. Adapun persyaratannya adalah sebagai berikut (pkms.mercubuan, 2012):
1.    Satu kantor yang luas merupakan unit kerja yang lebih efisien daripada sejumlah ruangan-ruangan kecil dengan luas yang sama, karena memudahkan pengawasan, komunikasi lebih lancar, cahaya dan ventilasi bisa lebih baik.
2.    Jarak meja dengan kursi minimal 45cm.
3.    Jarak antar meja dengan meja atau dengan tembok berkisar antara 60 sampai dengan 90 cm.
4.    Untuk menghindari kebisingan, maka peralatan seperti mesin tik dan mesin stensil sebaliknya terpisah.
Ketentuan khusus dalam menentukan luas lantai perkantoran ada dua. Adapun ketentuan khusus adalah sebagai berikut (pkms.mercubuan, 2012):
1.    Kondisi ideal untuk perbandingan tenaga kerja tak langsung dengan tenaga kerja langsung berkisar antar 1 : 6 sampai 1 : 10. untuk ukuran luas lantai, pada level organisasi pertama 5 x 5 m, level organisasi keempat dalam satu ruangan dengan luas per orang 2 x 2 m.
2.    Besar luas perkantoran menentukan tiga faktor keleluasaan dan kenyamanan gerak karyawan dalam melakukan aktivitasnya.

4   Luas Lantai Fasilitas
Besarnya luas lantai fasilitas ini disesuaikan dengan kebutuhan dari kegiatan produksi. Sebagai contoh apabila sebuah perusahaan manufaktur yang berskala besar yang mempunyai hasil limbah dan tidak dapat didaur ulang langsung, maka diperlukan suatu fasilitas khusus untuk mengatasi permasalahan ini. Selain itu juga diperlukan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya, seperti areal pertambangan, daerah parkir, daerah kantin dan lain sebagainya. Tetapi dilain hal, penentuan jumlah dan jenis fasilitas yang diperlukan ini haruslah dilakukan suatu prioritas terhadap alternatif-alternatif yang ada. Ketentuan-ketentuan dalam pemilihan fasilitas layanan harus disesuaikan dengan kondisi manajemen perusahaan yang direncanakan. Dalam arti bahwa dalam perusahaan besar jelas memiliki jenis dan ukuran fasilitas yang berbeda dengan perusahaan kecil (pkms.mercubuan, 2012).

OPC,APC


2.1       Teori Tentang OPC dan APC
Operation Process Chart (OPC) adalah suatu diagram yang menggambarkan langkah-langkah proses yang dialami oleh bahan baku yang meliputi urutan proses operasi dan pemeriksaan. Lambang-lambang dari OPC yang akan digunakan, yaitu seperti operasi adalah kegiatan dimana komponen mengalami perubahan karena dirakit dengan komponen lain, pemeriksaan adalah kegiatan memeriksa benda atau objek baik-baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Aktivitas gabungan adalah kegiatan dimana antara assembling dan pemeriksaan dilakukan bersamaan atau dalam selang waktu yang relatif singkat penyimpanan adalah seandainya benda kerja disimpan dalam waktu yang lama dan jika mau diambil kembali biasanya harus berdasarkan rekomendasi atau izin terlebih dahulu (Sutalaksana, 2006).
Peta Proses Operasi (PPO) memberikan gambaran pola aliran yang lebih baik karena peta ini merupakan kombinasi antara routing sheet (yang menginformasikan metode produksi suatu komponen) dengan peta rakitan (assembly chart) sehingga dapat memberikan informasi yang diperlukan untuk analisis lebih lanjut yang meliputi waktu yang dihabiskan, material yang digunakan dan tempat atau alat atau mesin yang digunakan. Beberapa keuntungan dari peta proses operasi adalah ( elib.unikom, 2012):
1.    Memberi informasi lebih lengkap dibandingkan peta rakitan (assembly chart) karena dapat menunjukkan proses operasi tiap komponen.
2.    Membedakan komponen yang dibuat dan dibeli.
3.    Menunjukkan tempat titik komponen memasuki proses, dan lain-lain
Informasi-informasi yang dapat diperoleh dari adanya OPC diantaranya ada sembilan. Adapun data-data tersebut adalah sebagai berikut (Sutalaksana, 2006):
1.    Komponen apa saja yang digunakan dalam proses pembuatan produk.
2.    Jumlah komponen yang diperlukan.
3.    Ukuran dari komponen yang akan dirakit.
4.    Jumlah proses yang akan dilakukan.
5.    Urutan proses dalam pembuatan produk.
6.    Material tambahan yang diperlukan.
7.    Banyaknya pemeriksaan.
8.    Waktu proses yang diperlukan untuk setiap komponen.
9.    Waktu proses dari pembuatan satu unit produk.
Peta perakitan dilakukan untuk memahami komponen-komponen yang membentuk produk, bagaimana komponen-komponen ini bergabung bersama, komponen yang menjadi bagian-bagian suatu rakitan, aliran komponen ke dalam sebuah rakitan, gambaran menyeluruh dari proses rakitan, kebutuhan operator, tata letak fasilitas, perbaikan tata cara kerja. Assembly Process Chart (APC) adalah suatu peta kerja yang menggambarkan langkah-langkah proses perakitan yang akan dialami oleh komponen (produk), berikut pemeriksaan (inspeksi) dari awal sampai produk jadi selesai dan juga memuat informasi-informasi yang diperlukan untuk analisa lebih lanjut, seperti waktu yang dihabiskan, komponen yang digunakan, dan alat-alat yang dipakai. Tujuan dari assembly process chart terutama untuk menunjukkan keterkaitan antara komponen, yang dapat juga digambarkan oleh sebuah gambar terurai yang digunakan untuk mengajar pekerja yang tidak ahli untuk mengetahui urutan  suatu rakitan yang rumit (Sutalaksana, 2006).
Informasi-informasi yang bisa dicatat melalui peta proses operasi dapat memperoleh banyak kegunaan dan manfaat dari APC, antara lain, untuk menentukan kebutuhan operator, untuk mengetahui kebutuhan tiap komponen, alat untuk menentukan tata letak fasilitas, alat untuk melakukan perbaikan cara kerja, alat untuk latihan kerja. Prinsip-prinsip pembuatan peta proses operasi yang perlu diikuti antara lain pada baris yang paling atas dinyatakan sebagai kepalanya yaitu (peta proses operasi) yang diikuti oleh identifikasi lain seperti nama obyek, nomor peta (nomor gambar), dipetakan oleh siapa, tanggal dipetakan, cara lama atau cara sekarang dan usulan (Sutalaksana, 2006).

Minggu, 11 November 2012

Sekilas Tentang Platinoem Band

Tugas Softskill 2
Kewirausaan

Platinoem Band berformasikan 5 mahasiswa yang berprestasi di bidang akademisi yang mendapatkan beasiswa penuh dari salah satu Universitas Swasta terkemuka yang menyandang peringkat 5 secara nasional di Indonesia, sungguh hal yang sangat unik dan keberuntungan yang sangat luar biasa bagi para personil Platinoem yang tak hanya beasiswa yang diraih, ternyata juga mendapatkan dukungan penuh dari kampusnya dalam hal bermusik hingga mewujudkan mimpi kebanyakkan para musisi untuk melahirkan sebuah karya album, dengan judul yang sama dengan nama kelompok musiknya yaitu Platinoem. Dalam urusan bermusik, mereka menggandeng Yovie Widianto Music Factory, KAIn entertainment, dan Sony Music Indonesia. Terobosan yang disampaikan juga tergolong unik, yakni featuring aranjer sebagai bintang tamu di dalam albumnya. Dalam album yang juga bertajuk Platinoem, SAM (Lead &  Layer Vocal), DONNY (Drums), CANDRA (Bass & Backing Vocal), MOCEK (Electric Guitar & Backing Vocal) dan ANGGA (Acoustic & Electric Guitar, Backing Vocal) menempatkan Yovie Widianto sebagai aranjer bintang tamu. Yovie juga mempercayakan dua karya ciptanya di re-arrangement dan dibawakan Platinoem Band, yakni Bukan Untukmu dan Biarkanlah. Tak hanya Yovie, aranjer lain juga menjadi bintang tamu di album Platinoem. Mereka antara lain Aria Baron (founder /rif, Gigi, Baron'Soulmates), Ronald (ex Drummer Gigi, DR.PM), Dody Is (Kahitna), dan Diat (Yovie & Nuno). Satu lagi, jika pasar sekarang sedang didominasi band dengan lagu bergenre pop melayu, Platinoem Band tetap mengusung warna musik pop progresif. Mereka berusaha menentang arus dengan caranya sendiri.
Menurut saya mereka salah telah menentang arus, karena sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai lagu bergenre pop melayu. Kalau ingin booming mereka harus mengikuti arus musik yang sekarang sedang popular. Ada sebagian orang yang berpendapat bahwa vokalis band ini kurang ganteng tapi menurut saya di era golobalisasi ini tangpak bukanlah satu-satunya masalah dalam band buktinya saja kangen band walaupun vokalisnya kurang ganteng tapi lagu mereka sangat booming dan di sukai oleh banyak orang. Jadi kalau kalian ingin booming juga coba deh rubah aliran music terus bikin satu gebrakan atau lagu yang bisa membuat semua orang suka dengan band kalian. Semoga band kalian sukses selalu dan personilnya tetap. Jangan putus asa dan selalu semangat yach. Maaf kalau ada komentar yang kurang berkenan dihati!!

Minggu, 28 Oktober 2012

TUGAS 1 KEWIRAUSAHAAN


1.    Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan, berasal dari bahasa apakah? Sebutkan pula artinya? 
Jawab:
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti : pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini baru dari segi etimologi (asal usul kata). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.
Dalam lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, dicantumkan bahwa:
a.    Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan.
b.    Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Jadi wirausaha itu mengarah kepada orang yang melakukan usaha/kegiatan sendiri dengan segala kemampuan yang dimilikinya. Sedangkan kewirausahaan menunjuk kepada sikap mental yang dimiliki seorang wirausaha dalam melaksanakan usaha/kegiatan.

2.    Apa yang dimaksud dengan wirausahawan, dan sebutkan tiga jenis perilakunya?
Jawab:
Wirausahawan adalah orang yang merubah nilai sumber daya, tenaga kerja, bahan dan faktor produksi lainnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya dan juga orang yang melakukan perubahan, inovasi dan cara-cara baru.
Tiga jenis perilaku :
a.    Memiliki Kreatifitas Tinggi.
b.    Memiliki Perilaku Inovatif Tinggi.
c.    Diterimanya resiko dan kegagalan.

3.    Wirausahawan dunia modern muncul pertama kali di Inggris pada masa revolusi pada akhir abad ke 18. Apa yang menjadi kunci penting seorang wirausahawan? Sebutkan Karakteristiknya menurut Mc Clelland dan karakteristiknya yang sukses dengan n Ach tinggi. 
Jawab:
Kunci penting seorang wirausahawan adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas.
a.    Karakteristik Wirausahawan Menurut McClelland :
-       Keinginan untuk berprestasi.
-       Keinginan untuk bertanggung jawab.
-       Preferensi kepada resiko-resiko menengah.
-       Persepsi kepada kemungkinan berhasil.
-       Rangsangan oleh umpan balik.
-       Aktivitas energik.
-       Orientasi ke masa depan.
-       Keterampilan dalam pengorganisasian.
-       Sikap terhadap uang.
b.    Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi :
-       Kemampuan inovatif.
-       Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity).
-       Keinginan untuk berprestasi.
-       Kemampuan perencanaan realistis.
-       Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan.
-       Obyektivitas.
-       Tanggung jawab pribadi.
-       Kemampuan beradaptasi.
-       Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator.

4.    Sebutkan tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut Mc Clelland, dan berikanlah contoh masing-masing.
Jawab:
a.    Kebutuhan untuk berprestasi (n-Ach)
n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi, karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.

b.    Kebutuhan untuk berafiliasi (n-Afi)
Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.

c.    Kebutuhan untuk berkuasa (n- Pow)
Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.

5.    Sebutkanlah sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru.
Jawab:
-       Kebutuhan akan sumber penemuan.
-       Hobi atau kesenangan pribadi.
-       Mengamati kecenderungan-kecenderungan.
-       Mengamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada.
-       Mengapa tidak terdapat ?
-       Kegunaan lain dari barang-barang biasa.
-       Pemanfaat produk dari perusahaan lain.

6.    Sebutkan unsur-unsur analisa pulang pokok.
Jawab:
Unsur dasar analisa pulang pokok antara lain:
a.    Biaya tetap biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran perubahan volume kegiatan tertentu. Besar kecilnya biaya tetap dipengaruhi oleh kondisi perusaha an jangka panjang, teknologi dan metode serta strategi manajemen.
b.    Biaya variabel: biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan.
c.    Biaya total: keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produksi.
d.   Pendapatan total.
e.    Keuntungan.
f.     Kerugian.
g.    Titik pulang pokok.

7.    Apa yang dimaksud dengan waralaba (franchising). Sebutkan pula jenis-jenisnya.
Jawab:
Waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasaMenurut Queen (1 993:4-5), waralaba (franchise) adalah kegiatan pemberian lisensi dari pemegang usaha (franchisor) kepada pembeli merek usaha (franchisee) untuk berusaha dibawah nama dagang franchisor berdasarkan kon trak dan pembayaran royalti.
Jenis-jenis hak guna paten (franchise):
a.    Franchise untuk mendistribusikan hasil produksi.
b.    Franchise yang menawarkan nama, citra, metode menjalankan usaha, dll.
c.     Franchise yang menawarkan jasa seperti agen pribadi, konsultasi pajak dan real estate.

8.    Apa yang dimaksud dengan pemasaran langsung dan sebutkan teknik alternatifnya. 
Jawab:
Pemasaran langsung merupakan proses penyampaian pesan maupun produk kepada pelanggan, melalui berbagi media. Pemasaran langsung bisa juga diartika sebagai aktifitas total dengan mana penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos atau kunjungan dari calon pelanggan.
Teknik alternatif pemasaran langsung:
a.       Periklanan terklasifikasi.
b.      Periklanan display.
c.        Kiriman pos langsung.
d.      Katalog penjualan.
e.       Pemasaran tanggapan langsung media.

9.    Sebutkan dan jelaskan pembagian dalam bentuk-bentuk kepemilikan.
Jawab:
a.    Perusahaan perseorangan merupakan Perusahaan yang dikelola dan diawasi oleh satu orang. Pengelola memperoleh semua  keuntungan, disisi lain menanggung semua risiko yang timbul dalam kegiatan usaha.
b.    Firma merupakan Bentuk badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama atau satu nama digunakan bersama. Semua anggota bertanggung-jawab penuh, baik sendiri-sendiri atau bersama-sama terhadap utang perusahaan kepada pihak lain,  kalau perlu dengan seluruh kekayaan pribadi.
c.    Perseroan Komanditer (CV) merupakan Persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan uangnya untuk dipakai dalam persekutuan sebagai modal perseroan.
d.   Perseroan Terbatas (PT) merupakan Suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak serta kewajiban para pendiri maupun para pemilik.

10.    Sebutkan tiga alternatif pada saat berakhirnya usaha.
Jawab:
a.       Likuidasi.
b.      Reorganisasi.
c.       Perpanjangan waktu pembayaran.